12 Makanan Korea Non-Pedas untuk Wisatawan

Mengenal Rasa Ringan Masakan Korea
Masakan Korea terkenal dengan cita rasa yang kuat dan pedas, tapi tidak semua hidangannya membakar lidah. Jika Anda bepergian ke Korea dan ingin menghindari rasa pedas, panduan ini memperkenalkan 12 hidangan Korea yang tidak pedas, lezat, mudah dinikmati, dan cocok untuk pengunjung pertama atau kedua kali. Hidangan ini menampilkan keberagaman kuliner Korea—mulai dari daging panggang dan mie dingin hingga sup hangat dan pencuci mulut manis—tanpa mengandalkan cabai yang membara.
Memesan makanan Korea bisa terasa menantang jika Anda belum yakin dengan tingkat kepedasan, bahan tersembunyi, atau tata krama makan. Artikel ini akan membantu Anda memahami menu dengan percaya diri, mengenali jebakan umum seperti mustard atau kimchi yang tak terduga pedas, serta mengetahui hidangan mana yang cocok untuk vegetarian, anak-anak, dan mereka yang menghindari pedas.
1. Bulgogi (불고기)

Foto: 국립국어원, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0 kr; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Bulgogi adalah daging sapi tipis yang dimarinasi dengan campuran manis dan gurih dari kecap asin, gula atau jus pir, bawang putih, dan minyak wijen. Dagingnya empuk dan rasa ringan, cocok sebagai pengenalan hidangan daging Korea tanpa rasa pedas. Bulgogi bisa disajikan dengan cara dipanggang, disajikan panas di atas piring, atau dimasak bersama jamur dan mie kaca.
Saat memesan, biasanya bulgogi disajikan dengan nasi dan berbagai banchan (lauk pendamping). Anda bisa langsung makan atau membungkus potongan daging dengan daun selada dan sedikit ssamjang (pasta kacang gurih)—namun perlu diingat, ssamjang kadang memiliki sedikit rasa pedas, jadi minta disajikan terpisah jika ingin mengontrol tingkat kepedasan. Rasa manis alami bulgogi memang sengaja dibuat, jadi jangan kaget jika terasa lebih manis dari perkiraan.
Hidangan ini cocok untuk kebanyakan orang dewasa dan anak-anak yang menyukai rasa ringan dan familiar. Meski bukan vegetarian, bulgogi adalah pilihan aman bagi yang menghindari pedas.
2. Bibimbap (비빔밥)

Foto: Guilhem Vellut dari Paris, Prancis, Wikimedia Commons, CC BY 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Bibimbap berarti “nasi campur” dan merupakan semangkuk nasi berwarna-warni yang diberi sayuran berbumbu, telur goreng atau mentah, dan sering kali daging sapi. Kunci menikmati bibimbap adalah mencampur semua bahan dengan rata, biasanya menggunakan sendok, agar rasa dan tekstur menyatu sempurna.
Meskipun bibimbap sering disajikan dengan gochujang (pasta cabai merah), Anda bisa meminta saus tersebut disajikan terpisah atau dihilangkan sama sekali untuk hidangan tanpa pedas. Beberapa versi disajikan dalam mangkuk batu panas (dolsot bibimbap), yang membuat nasi di bagian bawah menjadi renyah dan menambah tekstur.
Vegetarian perlu berhati-hati: sayuran mungkin dimasak dengan kaldu daging atau dibumbui dengan saus ikan, dan telur jelas bukan vegan. Pastikan menanyakan bahan jika Anda menghindari produk hewani. Bibimbap adalah hidangan seimbang yang cocok untuk anak-anak dan orang dewasa, terutama jika Anda mengontrol penambahan pasta cabai.
3. Gimbap (김밥)

Foto: bryan…, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Gimbap mirip sushi tapi berbeda. Ini adalah nasi dan berbagai isian yang digulung dengan rumput laut lalu diiris menjadi potongan kecil. Isian umum meliputi telur, lobak acar, bayam, wortel, dan ham. Variasi dengan tuna, bulgogi, atau keju juga populer.
Hidangan ini cocok sebagai camilan cepat, piknik, atau makan ringan. Makanlah setiap potongan sekaligus agar isian tidak tumpah. Jika vegetarian, mintalah yachae gimbap (gimbap sayuran), tapi waspadai bahwa beberapa gulungan yang tampak sayuran mungkin masih mengandung kue ikan atau ham. Nasi dibumbui dengan minyak wijen dan garam, bukan cuka seperti nasi sushi.
Gimbap ringan dan ramah anak, tapi bukan vegan kecuali sudah dipastikan. Ini pilihan non-pedas yang praktis untuk wisatawan yang sedang bergerak.
4. Japchae (잡채)

Foto: oleh snak (pengguna flickr), Wikimedia Commons, CC BY 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Japchae menggunakan mie transparan kenyal yang terbuat dari pati ubi jalar, ditumis bersama sayuran, jamur, dan sering irisan tipis daging sapi. Hidangan ini dibumbui dengan kecap asin dan minyak wijen, memberikan rasa manis dan gurih ringan tanpa pedas.
Japchae biasanya disajikan sebagai lauk bersama atau pada acara perayaan, tapi juga bisa jadi hidangan utama. Rasanya ringan dan mudah diterima, cocok untuk anak-anak dan yang sensitif terhadap pedas. Namun, japchae tidak otomatis vegan karena biasanya mengandung daging sapi dan sausnya mungkin mengandung bahan hewani.
Nikmati japchae dengan sumpit dan bagikan bersama kelompok Anda sebagai selingan dari hidangan pedas.
5. Naengmyeon (냉면)

Foto: oleh avlxyz, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Naengmyeon adalah hidangan mie dingin yang menyegarkan, cocok untuk hari panas atau setelah makan berat. Terdiri dari mie soba panjang dan kenyal yang disajikan dalam kuah dingin yang sedikit asam (mul naengmyeon) atau dicampur dengan saus merah pedas (bibim naengmyeon).
Untuk pengalaman tanpa pedas, pilih mul naengmyeon dan tambahkan mustard atau cuka secukupnya, karena mustard bisa cukup tajam. Kuahnya ringan tapi beraroma, biasanya dibuat dari kaldu sapi atau ayam. Mienya licin dan elastis—restoran kadang menyediakan gunting agar mudah dipotong saat makan.
Naengmyeon adalah hidangan khas Korea yang lembut di lidah tapi tidak vegetarian karena kuahnya. Anak-anak mungkin merasa suhu dinginnya aneh, tapi umumnya mereka suka tekstur mienya yang kenyal.
6. Doenjang jjigae (된장찌개)

Foto: Alpha, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Doenjang jjigae adalah sup kental yang terbuat dari pasta kedelai fermentasi, tahu, zucchini, jamur, dan bawang. Rasanya gurih, asin, dan sangat menghangatkan tanpa rasa pedas. Sup ini adalah hidangan rumahan khas Korea dan sering disajikan di akhir makan BBQ.
Meski doenjang berbahan dasar tanaman, kuahnya sering mengandung kaldu ikan teri atau daging, jadi vegetarian sebaiknya bertanya dulu sebelum memesan. Tahu dan sayurannya membuat hidangan ini cocok bagi yang ingin makan kenyang tapi ringan.
Nikmati dengan nasi untuk menyeimbangkan rasa kuatnya, dan perhatikan bahwa sup ini bisa terasa asin. Pilihan hangat yang cocok untuk segala usia.
7. Samgyetang (삼계탕)

Foto: 채지형 (Chae Ji-hyung), Wikimedia Commons, CC BY 4.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Samgyetang adalah sup bergizi yang berisi seekor ayam muda utuh diisi dengan nasi ketan, bawang putih, jujube (kurma Korea), dan ginseng. Kuahnya bening, ringan, dan bebas cabai, menjadikannya hidangan yang lembut namun penuh rasa.
Garam dan merica disajikan terpisah agar Anda bisa menyesuaikan rasa sesuai selera. Ayamnya empuk dan mudah disuwir, tapi hati-hati dengan tulang kecil, terutama saat berbagi dengan anak-anak.
Biasanya disantap di musim panas untuk mengembalikan energi, samgyetang tersedia sepanjang tahun. Ini adalah hidangan lengkap dalam satu mangkuk, ideal bagi yang mencari makanan kaya protein tanpa pedas.
8. Seolleongtang (설렁탕)

Foto: Shene81, Wikimedia Commons, CC BY 3.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Seolleongtang adalah sup berwarna putih susu yang dibuat dengan merebus tulang sapi dan daging selama berjam-jam. Sup ini disajikan tanpa bumbu, dengan garam, merica, dan daun bawang cincang di meja agar Anda bisa menyesuaikan rasa sendiri.
Sup ini lembut, menghangatkan, dan tidak pedas—sempurna untuk sarapan, makan siang ringan, atau pemulihan setelah begadang. Biasanya disajikan dengan nasi di samping atau langsung dicampur ke dalam sup. Menambahkan kkakdugi (kimchi lobak) memberikan kontras renyah dan sedikit asam, tapi perlu diingat kimchi bisa pedas.
Seolleongtang berbahan dasar daging sapi, jadi vegetarian sebaiknya menghindari. Rasa ringannya cocok untuk anak-anak dan yang sensitif terhadap rasa kuat.
9. Eomuk (어묵)

Foto: Charles Haynes, Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Eomuk adalah camilan jalanan populer yang terbuat dari pasta ikan berbumbu, dibentuk lembaran tipis atau kue, dilipat di tusuk sate, dan dipanaskan dalam kuah ringan yang gurih. Rasanya asin tapi ringan, jauh lebih tidak pedas dibandingkan tteokbokki di dekatnya.
Di penjual kaki lima, biasanya Anda makan eomuk sambil berdiri dan menyeruput kuah dari gelas kertas. Kue ikan ini mengandung seafood dan sering juga gandum serta kedelai, jadi bukan pilihan vegetarian atau bebas gluten.
Eomuk menghangatkan di hari dingin dan cocok sebagai camilan anak-anak, tapi perhatikan potensi alergi dan rasa asin kuahnya.
10. Mandu (만두)

Foto: lazy fri13th, Wikimedia Commons, CC BY 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Mandu adalah pangsit Korea yang diisi dengan campuran daging babi, tahu, sayuran, kimchi, dan mie kaca. Disajikan dalam bentuk kukus (jjin mandu), goreng (gun mandu), atau sup (mandu-guk). Mandu isi daging biasanya lebih ringan dan berair, sementara mandu kimchi lebih tajam dan pedas.
Untuk pertama kali coba, pesan piring campuran agar bisa merasakan berbagai isian dan cara masak. Pangsit biasanya dicelupkan ke saus kecap cuka yang bisa dipesan terpisah untuk mengatur rasa asin dan pedas.
Mandu sayuran ada, tapi mungkin mengandung telur atau kaldu hewani, jadi vegan harus bertanya dengan teliti. Kulit mandu mengandung gandum, jadi tidak bebas gluten.
11. Jajangmyeon (짜장면)

Foto: Debbie Tingzon, Wikimedia Commons, CC BY 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Jajangmyeon adalah makanan kenyamanan Korea-Cina yang populer: mie gandum kenyal dengan saus kacang hitam kental dan mengkilap yang terbuat dari pasta kacang hitam goreng, bawang bombay, dan biasanya daging babi. Rasanya gurih, sedikit manis, dan sama sekali tidak pedas.
Aduk mie hingga saus merata ke seluruh helai, dan nikmati bersama lobak kuning acar di samping yang memberikan kerenyahan segar. Saus ini mudah menodai pakaian putih, jadi hati-hati.
Versi vegetarian ada tapi tidak umum, jadi tanyakan jika Anda menghindari daging. Jajangmyeon sering dipesan lewat layanan antar dan pilihan memuaskan bagi yang ingin hidangan mengenyangkan dan ringan.
12. Bingsu (빙수)

Foto: oleh keepark di Flickr, Wikimedia Commons, CC BY 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP.
Bingsu adalah pencuci mulut Korea yang menyegarkan, terbuat dari es serut halus dengan topping manis seperti kacang merah, kue beras kenyal, buah, susu kental manis, atau kacang. Esnya sangat halus hingga terasa seperti salju segar, cocok untuk mendinginkan badan.
Patbingsu adalah versi tradisional dengan kacang merah, tapi kafe modern menawarkan banyak topping kreatif. Bingsu biasanya disajikan dalam mangkuk besar untuk dinikmati bersama.
Perhatikan bahwa banyak topping mengandung produk susu, kacang, atau bubuk kedelai, jadi periksa jika Anda memiliki alergi. Bingsu secara alami tidak pedas dan cara menyenangkan mengakhiri makan Korea atau menikmati sore musim panas.
Cara Memesan, Membayar, dan Menavigasi Makan di Korea
- Panggil pelayan dengan percaya diri: Gunakan tombol panggil di meja atau ucapkan “jeogiyo” untuk menarik perhatian.
- Makan bersama: Banyak hidangan Korea bersifat komunal. Pesan beberapa menu untuk dinikmati bersama, bukan porsi individual.
- Tanya soal pedas: Meski terlihat ringan, beberapa hidangan bisa disajikan dengan saus pedas atau mustard di samping. Minta saus terpisah jika ingin menghindari pedas.
- Konfirmasi bahan makanan: Kimchi, kaldu, dan saus sering mengandung saus ikan, teri, atau kaldu daging. Vegetarian dan vegan harus bertanya dengan teliti.
- Pembayaran: Bayar di kasir untuk tempat makan santai. Kartu kredit diterima luas, tapi bawa uang tunai untuk pasar atau pedagang kaki lima.
- Tidak perlu memberi tip: Memberi tip bukan kebiasaan di Korea.
Yang sebaiknya dihindari: Hindari camilan viral “keju melar” atau makanan novelty berukuran besar jika ingin merasakan cita rasa Korea asli. Fokuslah pada hidangan klasik seperti bibimbap, gimbap, dan sup untuk pengalaman otentik.
Catatan Pedas dan Diet
“Tidak pedas” tidak selalu berarti “tidak merah” atau “vegetarian.” Mustard, kimchi, dan beberapa saus bisa memberikan rasa pedas tak terduga. Kimchi dan kaldu sering mengandung bahan laut atau daging, jadi pastikan jika Anda menghindari produk hewani. Untuk anak-anak, perhatikan suhu kuah yang panas, tulang dalam hidangan ayam, dan piring bersama yang mungkin mengandung alergen.
Nikmati menjelajahi sisi kuliner Korea yang ringan dan lezat dengan percaya diri dan rasa ingin tahu!
Foto hero kredit: Foto oleh magicinprogress, Wikimedia Commons, CC BY 2.0; ukuran diubah dan dikonversi ke WebP. Sumber: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Korean_cuisine-Banchan_and_doenjang_jjigae-01.jpg
Everything informasi di atas telah diperiksa langsung oleh editor Korea Tripbook, terakhir pada Agustus 2026.